SHOPPING CART

close

Blog

  • Blog

Vibrasi Analysis

Pemantauan kondisi (Condition Monitoring) adalah pengukuran berbagai parameter yang terkait dengan kondisi mekanik mesin seperti tingkat getaran, suhu bantalan, kondisi pelumas-minyak, parameter operasi, kinerja, dll, yang memungkinkan untuk menentukan apakah kondisi mesin tersebut baik atau buruk, juga digunakan untuk mengisolasi penyebab masalah. Program lengkap teknologi program ini adalah getaran, analisis pelumas-minyak, analisis motor, Infra-Red Thermography, Balancing dan Alignment.

Pengumpulan data getaran memungkinkan Anda untuk melakukan tiga analisis penting:

  • Sertifikasi
  • Potential Fault Analysis
  • Diagnostic Analysis

Sertifikasi – Getaran data diambil dari mesin baru dan / atau untuk memastikan bahwa mesin beroperasi dalam toleransi getaran diterima. Jika level getaran yang melewati batas yang ditentukan, penyebabnya bisa dihilangkan sebelum dilakukan perbaikan pada peralatan tersebut.

Potential Fault Analysis – analisis potensi kesalahan memungkinkan Anda untuk menentukan kesehatan komponen peralatan. Sebuah penilaian yang baik dari kesehatan mesin memungkinkan Anda untuk memprediksi komponen apa yang paling mungkin untuk gagal pertama kali dan perkiraan berapa lama komponen akan terus beroperasi sebelum kondisi gangguan mulai terjadi. Informasi ini memungkinkan Anda untuk mengantisipasi dan overhaul jadwal mesin, sehingga meminimalkan dampak dari proses shutdown dan menghindari kerusakan yang dihasilkan dari menjalankan mesin sampai bencana kegagalan terjadi.

Diagnostic Analysis – Bahwa analisis potensi kesalahan lebih proaktif, analisis diagnostik dilakukan setelah masalah terjadi. Ketika data getaran yang dikumpulkan, perbandingan dibuat antara frekuensi kesalahan dan harmonik dengan frekuensi aktual yang mendominasi spektrum getaran. Setelah penyebab masing-masing frekuensi kesalahan ditentukan, langkah-langkah perbaikan akan diambil untuk memperbaiki masalah tersebut.

Hasil deteksi yang akurat dan dimasukkan ke bagian perencanaan, akan memberikan dampak pada efektivitas perbaikan dan penggantian dan memungkinkan biaya menjadi lebih rendah, penurunan downtime, dan mengurangi persediaan suku cadang.

 

Pemantauan kondisi (Condition Monitoring) terdiri dari beberapa langkah :

  • Data acquisition
  • Trending
  • Assessment of machine condition
  • Faults diagnostic
  • Root Cause Failure Analysis
  • Corrective action and performance improvements

Keuntungan Analisis Vibrasi

MUDAH DIPREDIKSI : Studi menyimpulkan analisis vibrasi dapat mendeteksi gejala kerusakan lebih dini, sehingga staf maintenance dapat membuat jadwal perawatan dan menyiapkan spare part yang dibutuhkan

AMAN : Dengan melakukan pengecekan vibrasi secara berkala akan mendapatkan informasi kondisi mesin memungkinkan operator untuk mengganti part yang rusak sebelum kondisi yang lebih berbahaya terjadi.

PENDAPATAN MENINGKAT: Mesin yang terawat memiliki lebih sedikit resiko kemungkinan gagal yang tak terduga dan serius, Sehingga produksi dapat berjalan terus tanpa ada gangguan akibat kerusakan mesin. Ketika kondisi mesin terus terpantau, maintenance dapat dijadwalkan sesuai kebutuhan, bukan hanya dengan akumulasi jam operasi.

HANDAL : Monitoring vibrasi mesin dapat meninggikan nilai kehandalan suatu mesin, sehingga resiko gagal minim.

HEMAT BIAYA : Monitoring vibrasi dapat menghindarkan kerusakan parah pada mesin yang mengakibatkan kerusakan menjalar ke komponen lain sehingga biaya maintenance bertambah. Bandingkan jika kita mengetahui lebih awal part mana yang rusak, maka kerusakan yang lebih besar dapat diatasi sehingga dampaknya biaya perbaikan menjadi lebih ringan. Suatu studi menunjukkan bahwa dengan analisis vibrasi, perusahaan dapat menghemat biaya hingga 20:1.

MANAGEMENT LEBIH BAIK : Dengan mengetahui kondisi mesin maka, jadwal, penganggaran, dan produktivitas suatu proses dapat diestimasi oleh manajemen.

Untuk mendapatkan manfaat optimal dari sistem monitoring, operator, teknisi dan personel maintenance perlu dilatih secara memadai. Dalam predictive maintenance sistem, kemampuan personel menjadi hal utama dalam menentukan keberhasilan tim PdM berupa hasil analisis data
oil analysis yang diintegrasikan dengan vibrasi serta rekomendasi perbaikan yang harus dilakukan.
Kesalahan dalam menganalisa data akan mengakibatkan ketidaktepatan corrective yang dilakukan
dan justru akan meningkatkan biaya perawatan secara keseluruhan.

PT. LANTABUR TECHNOLOGY PERSDA mengutamakan kualitas terbaik, peralatan yang canggih dan analis getaran paling terampil untuk menyediakan vibrasi monitoring (layanan pemantauan getaran) dan Vibrasi analysis ( analisis getaran) paling andal di Indonesia

Dengan sumber daya yang kami miliki, saat ini kami memiliki kontrak dalam pelaksanaan vibration condition monitoring ( jasa pengecekan vibrasi analysis) di salah satu perusahaan yang bergerak di bidang Migas dan juga memiliki pengalaman melakukan analisa vibrasi dan condition monitoring di beberapa pembangkit (power plant) serta industri lainnya di Indonesia.Dalam pelaksanaan pekerjaan tsb kami didukung oleh :

1. Certified ISO Vibration Analyst Category III, Certified ISO Vibration Analyst Cetegory II dan ISO Vibration Certified Category I

2. Vibration Analyzer CSI 2140 dan Software AMS Machinery Health Manager. Kami juga dapat menggunakan vibration analyzer lain seperti Vibexppert II (Pruftechnik) sesuai dengan kondisi di lapangan. Kami dapat mensupport perusahaan Bapak dalam memonitor kondisi mesin dan meningkatkan kehandalan pabrik (plant).